1. Empal Gentong

Di sepanjang jalan kota cirebon yang menuju kampung trusmi sebagai pusat belanja batik anda pasti akan menemui berbagai rumah makan empal gentong khas cirebon.
Makanan yang terdiri dari daging empuk dan kuah khusus yang rasanya begitu gurih ini banyak digemari, bukan hanya warga cirebon.
Namun orang-orang dari luar daerahpun banyak yang menyengaja ke cirebon untuk sekedar menikmati kuliner yang satu ini.
Setiap hari berbagai rumah makan yang menyajikan empal gentong selalu ramai di kunjungi pengunjung. Salah satu nya resto Batik Kitchen yang berada di kampung trusmi. Selalu ramai oleh para pelanggan setiannya yang memburu empal gentong.
Apalagi Batik Kitchen sendiri memiliki cara unik dalam menyajikan empal gentong. Yakni langsung disajikan di gentongnya, rasanya pun top markotop deh. Batik Kitchen beralamat di Jalan Trusmi Kulon No. 148, Plered, Weru Lor, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154.
2. Nasi Lengko
Nasi lengko juga merupakan makanan khas Cirebon. Ciri utamanya terletak pada daun kucai yang ada di atas nasi. Belum lagi kalau ditambah dengan kecap lokal yang khas banget. Dijamin rasanya bakalan beda dengan nasi lengko serupa di kota lain.

Selain nasi dan kucai, menu khas Cirebon ini juga dilengkapi dengan potongan gorengan tahu, tempe dan timun. Rasa makanan ini kian nikmat kalau sudah ditambah sambal kacang dan kerupuk.
Salah satu nasi lengko kenamaan di Cirebon adalah Nasi Lengko Haji Barno yang beralamat di Jl. Pagongan nomor 15b. Ada juga di Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo. Harga per porsinya sekitar sepuluh ribu rupiah.
Bisa juga loh, ditambah sate kambing sebagai lauknya. Untuk sate kambing harganya sekitar tiga puluh ribu rupiah per sepuluh tusuk. Murah, kan? Hm… Jadi pengen makan.
3. Bubur Toha
Bubur toha adalah salah satu tempat makan di Cirebon yang terkenal. Menyediakan beragam jenis bubur, yakni bubur ayam, kacang hijau, dan ketam hitam. Karena bubur ini buka dua puluh empat jam, kamu yang kelaparan pas tengah malam bisa berwisata kuliner ke sini.

Bubur Toha ini termasuk kuliner murah di Cirebon, loh. Soalnya harga seporsinya untuk bubur ayam cuma enam ribu rupiah saja. Sedangkan bubur kacang hijau dan bubur ketannya hanya tiga ribu rupiah saja. Murah banget, kan?
4. Sate Kerbau
Kebanyakan bahan utama membuat sate adalah daging ayam atau daging sapi. Tapi di Cirebon ada loh, yang menjual sate dari daging kerbau. Biasanya sate ini dijual pada malam hari. Seringnya sate ini disebut sate kalong karena kebiasaan penjualnya yang baru berjualan pada malam hari alias ngalong. Karena itulah sate ini termasuk kuliner malam khas Cirebon.

Sama seperti sate lainnya, sate kerbau ini pun diberi lontong dan bumbu kacang. Namun, yang menjadi ciri khas dari penjual sate ini adalah bunyi krincing yang mereka bunyikan.
Sate Kalong yang ternama biasanya berjualan di dekat pasar Kanoman. Untuk seporsi sate yang terdiri dari dua puluh tusuk ini dihargai sebesar delapan belas ribu rupiah. Buka biasanya dari pukul enam malam dan tutup setelah semua porsi habis terjual.
5. Tahu Gejrot
Tahu gejrot merupakan salah satu sajian kuliner kenamaan di Cirebon. Bahan utamanya adalah tahu yang digoreng hambar alias tanpa bumbu. Setelah masak, tahu ini dipotong-potong. Kemudian beri bumbu mentah yang membuat rasa tahu ini jadi unik. Campuran rasa asam, manis, pedas yang ditawarkan memang bisa bikin ketagihan.

Kalau kamu berkunjung ke pasar Kanoman, kamu bisa membeli tahu ini pada salah satu penjualnya. Penjual yang paling terkenal di pasar itu adalah Tahu Gejrot Wardi. Harganya pun murah. Hanya lima ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah saja seporsinya.
Leave a comment